Ekonomi

Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Mulai Bertarif

QILAZ.COM, SUMEDANG – Setelah difungsionalkan pada tanggal 15 Desember 2022 lalu. Akhirnya, Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 2 dan 3 akan mulai diberlakukan tarif rencananya mulai Selasa tanggal 28 Februari 2023 pukul 00.00 WIB.

Direktur Teknik dan Operasi PT Citra Karya Jabar Tol, Bagus Medi Suarso mengatakan, sejak dibuka secara fungsional pada tanggal 15 Desember 2022 jalan Tol Cisumdawu ruas Cileunyi-Jatinangor-Pamulihan-Sumedang-Cimalaka tidak dipungut biaya.

“Saat ini kami, (PT Citra Karya Jabar Tol red) terus melakukan sosialisasi secara masif terkait rencana pemberlakukan tarif tol melalui akun instagram resmi @official_ckjt, maupun media luar ruang seperti spanduk, baliho dan Variable Message Sign (VMS) di sepanjang jalan tol,” ucap Medi.

Baca Juga :  Lakukan Press Release, Panwascam Tanjungmedar Sumedang : Proses Pungut Suara Berjalan Aman

Selain itu, kata Medi, pihaknya juga melakukan diskusi bersama para stakeholder, regulator, akademisi dan pengamat ekonomi terkait dengan penetapan pemberlakuan tarif tol ruas Cileunyi-Jatinangor-Pamulihan-Sumedang-Cimalaka.

“Dengan diberlakukannya tarif tol ruas Cileunyi-Jatinangor-Pamulihan-Sumedang-Cimalaka akan terdapat penyesuaian tarif tol untuk ruas tersebut,” tambah Bagus Medi.

Menurutnya, selain tarif baru yang diberlakukan, terdapat juga penyesuaian tarif untuk Ruas Cileunyi-Jatinangor-Pamulihan.

“Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 62,3 km yang terbagi dalam 6 seksi, saat ini telah dapat dilalui dari seksi 1, 2 dan 3 sepanjang 32,55 Km. Sedangkan seksi 4,5 dan 6 masih dalam tahap percepatan konstruksi,” tambahnya.

Baca Juga :  Lakukan Press Release, Panwascam Tanjungmedar Sumedang : Proses Pungut Suara Berjalan Aman

Dikonfirmasi, Direktur PT Citra Karya Jabar Toll (CKJT), Bagus Medi Suarso, penetapan tarif dan penyesuaian tarif Toll Cisumdawu dinilai mahal karena memang ada investasi baru dalam pembangunan Toll Cisumdawu.

“Kenapa itu agak naik pertama adalah adanya biaya investasi. Jujur dengan kami membangun jembatan, juga keindahan lereng, kami ada investasi baru,” kata Bagus Medi saat jumpa pers dikantornya, Senin (27/2).

Menurutnya, penyesuaian tarif sudah disesuaikan dengan Willingness to Pay (WTP), artinya, kemampuan bayar keluarga sudah dikalkulasi.

“Tapi tolong, kami juga mohon dihargai dan diberikan apresiasi Bahwa kami sudah berkorban, atas apa yang sudah kami lakukan,” kata Bagus.

Baca Juga :  Lakukan Press Release, Panwascam Tanjungmedar Sumedang : Proses Pungut Suara Berjalan Aman

Pengorbanan pihak PT. CKJT, kata Bagus, yaitu penambahan investasi baru yang sedang dikerjakan saat ini. Sehingga hal tersebut menyebabkan tarif bertambah.

“Itu menjadi usulan kami kepada pemerintah dan itu tidak semua disetujui, ini memang domain pemerintah menghitung ya,” ujar Bagus.

Bagus menjelaskan, dengan adanya investasi baru, hal tersebut yang menyebabkan bertambahnya tarif jalan Toll dan dinilai terlalu mahal oleh sebagian masyarakat. Dalam hal ini juga, bagus mengakui sudah mengeluarkan triliunan rupiah untuk modal baru.***

Back to top button