Pendidikan

WJDS IFES 2022 Menghadirkan Narasumber dari Estonia dan Spanyol

QILATZ.COM, JATINANGOR – West Java Digital Services (WJDS) International Festival (IFES) 2022, siap digelar di Sumedang tepatnya di aula Balairung Rudini IPDN Jatinangor selama dua hari 22 sampai 23 Desember 2022.

Dengan mengusung tema melompatkan SPBE dalam kerangka perkotaan cerdas berkelanjutan menuju indonesia world class government akan mengundang Narasumber dari Estonia dan Spanyol atau Barcelona.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman mengatakan jelang H-1 event WJDS IFES 2022 pihaknya sudah mempersiapkan berbagai keperluan untuk menyukseskan kegiatan yang luar biasa tersebut.

Baca Juga :  Lakukan Press Release, Panwascam Tanjungmedar Sumedang : Proses Pungut Suara Berjalan Aman

“Ini adalah tindaklanjut dari komunikasi Pak Buati Sumedang dan Pak Wakil Bupati Sumedang dengan Mendagri karena tempo hari Mendagri berkunjung ke Sumedang, kemudian Pak Bupati Sumedang beraudensi dengan Menpan RB dan terakhir Pak Wakil Bupati berkomunikasi dengan Menko Marves,” ujar Sekda saat jumpa pers.

Herman mengakau, Mendagri, Manpan RB dan Menko Marves sangat mensuport karena melihat bagaimana digital di Sumedang yang cukup maju pesat.

Baca Juga :  Lakukan Press Release, Panwascam Tanjungmedar Sumedang : Proses Pungut Suara Berjalan Aman

“Alhamdulillah Sumedang kabupaten paling digital di Jawa Barat dan hari kemarin, baru saja kami diberikan apresiasi oleh Bank Indonesia menjadi jawara ekonomi digital, juara pertama bahkan hari ini kami juga diundang oleh Pak Gubernur Jabar karena Pak Bupati baru tiba dari tanah suci yang menghadiri pak wakil bupati, hari ini sumedang mendaptkan anugrah kompetisi inovasi terbanyak dan terbaik di Jabar yakni sumedang,” katanya.

Baca Juga :  Lakukan Press Release, Panwascam Tanjungmedar Sumedang : Proses Pungut Suara Berjalan Aman

Menurutnya, Sumedang kabupaten paling digital dan akan ditularkan ke kabupaten kota lain agar semuanya bisa digital, dengan digital korupsi, kolusi, nepotisme bisa diminimalisasi semua serba transparan.

“Dengan digital APBD sumedang bisa diakses oleh kejati, polda, kerjari, polres dan masyarakat, ini salah satu komitmen Pemda Sumedang untuk meningkatkan kualitas pemerintahan,” tambahnya.

Back to top button